Jumat, 14 Maret 2014


INDIRECT SPEECH

Indirect Speech is the spoken sentence to report the words of the speaker to others. Thus, Indirect Speech (Reported Speech) is used when we want to report someone to the words of others indirectly.

How to change direct to indirect speech:
1.        To be & Auxiliary Verbs
Direct                                       Indirect
Am/is/are                    -             was/were
Shall/will                     -             should/would
Can                             -             could
May                            -             might
Must                          
Have/has to                 -             had to
Ought to

2.        Time & Place
Direct                                       Indirect
now                                 -           then
tomorrow                         -           the following day
next week                        -           the following week
tonight                             -           that night
today                               -           that day
yesterday                         -           the day before
last night                          -           the night before
last week                         -           the week before,
                                                    the precious week
here                                  -           there
this                                   -           that
these                                -           those

3.        Tenses
Direct                                       Indirect
A.Simple present                   -        simple past
B.Present perfect                 -        past perfect
C.Present continous              -        past continous
D.Present perfect continous  -        past perfect continous
E.Simple future                      -        past future

 In the Indirect Statement we use words (that) as a liaison between the introductory sentence and the words being reported (reported words). The introductory sentences in indirect statement is:

He said
He said to me                    that + reported words
He told me

Example A.
a. Mary told her friends “I have been to Bali twice.”
b.Mary told her friends that she had been to Bali twice.
a.He told me, “I go to work everyday.”
b.He told me that he went to work everyday
Example B 
a. Father said “I am going out of town tomorrow”
b. Father said that he was going out of town the following day.
a. They told me. “We have bought a car”.
b. They told me that they had bought a car
 Example C.
a. Mary told John “my father warned me last night”
b. Mary told John that her father had arned her the night before.
a. She told me, “I am playing music now”.
b. She told me that she was playing music then
 Example D.
a.  My sister said to me “I don’t like tennis”
b. My sister said to me that she didn’t like tennis.
 Example E.
a. Tom said “I didn’t go to school this morning”
b. Tom said that he hadn’t gone to school that morning.
a. He told me, “I will go to university next year”.
b. He told me that he would go to university the following year
 In the introductory sentence in the form of Simple Present Tense, then the reported sentence unchanged.


– John says “I will go to Bandung tomorrow”
- John says that he will go to Bandung tomorrow

-   Mary says “I have seen that film”
-   Mary says that she has seen that film.
 Command : (commands), for example an ordered, commanded, etc which means told, ordered.
 -He said to his servant, “Go away at once!”
- He ordered his servant to go away at once
- Mary told me “Stop talking to Jane”
- Mary told me to stop talking to Jane.
- Mother asked John “Pay attention to what I say”
- Mother asked John to pay attention to what she says.
   Request : (the petition), for example, asked which means asking, begging.
-He said to his friend, “Please lend me your pen!”
-He asked his friend to be kind enough to lend him his pencil
-He said to his servant,”Go away at once”.
-He ordered his servant to go away at once.

QUESTION
When questions directly (direct question) use words like tanya; Where, When, Why, What, Who, How, etc., then the words are used as liaison in reported Speech. The question that is reported to be a form of positive berubaha. The introductory sentence is:
Positive Form
He asked me where
When etc.
– The man asked me: "Where do you live?"
-The man asked me where I was short-lived.
-John asked Mary: "Why do you get angry with me?"
-John asked Mary why she got angry with him.

When in question directly carries with Yes and No answers, then we use the word but as a liaison to answer No and words and as a liaison to answer Yes.
-He asked me: "Will you go out wiith me?" No, I won't.
-He asked me if I would go out with him but I said I wouldn't.
-Mother asked John: "Have you had lunch?" No, I haven't.
-Mother asked John if he had had lunch but he said he hadn't.

Minggu, 12 Januari 2014


MANUSIA DAN HARAPAN



Manusia dan Harapan

A. Pengertian Harapan
   Harapan berasal dari kata harap yang berarti keinginan supaya sesuatu terjadi, sehingga harapan dapat diartikan sesuatu yang diinginkan dapat terjadi. Yang dapat disimpulkan harapan itu menyangkut permasalahan masa depan. Setiap manusia mempunyai harapan. Manusia yang tanpa harapan, berarti manusia itu mati dalam hidup. Orang yang akan meninggal sekalipun mempunyai harapan, biasanya berupa pesan – pesan kepada ahli warisnya. Harapan tersebut tergantung pada pengetahuan, pengalaman, lingkungan hidup dan kemampuan masing – masing. Misalnya, Budi hanya mampu membeli sepeda, biasanya tidak mempunyai harapan untuk membeli mobil. Seorang yang mempunyai harapan yang berlebihan terkadang akan berakibat menjadi tertawaan orang banyak seperti pribahasa “Si pungguk merindukan bulan”, walaupun tidak ada yang tidak mungkin didunia ini bila Tuhan berkehandak.
 Harapan harus berdasarkan kepercayaan, baik kepercayaan pada diri sendiri, maupun kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Agar harapan dapat terwujud, maka diperlukan usaha dengan sungguh – sungguh, berdoa dan pada akhirnya bertawakal agar harapan itu dapat terwujud.

 Persamaan harapan dan cita-cita
Pengertian cita-cita sendiri Cita-cita merupakan Impian yang disertai dengan tindakan dan juga di berikan batas waktu. Jadi kalau kita bermimpi untuk menjadi netpreneur yang sukses, ya… harus di sertai tindakan jangan cuma berandai-andai saja. Serta jangan lupa di berikan target waktu sehingga kita punya timeline kapan hal tersebut kita inginkan terealiasasi.
    Jadi dengan kata lain cita-cita dan harapan sama-sama merupakan suatu impian atau keinginan yang menyaangkut masa depan kita


 Harapan dan cita-cita saya sekarang ini adalah saya sangat berharap saya bisa menempuh sarjana S1 dengan nilai memuaskan dan sangat berharap bisa lulus dengan predikat Cum laude walaupun hanya lulusan  sebuah Universitas swasta, setelah itu saya berharap bisa langsung mendapatkan pekerjaan dengan gaji yang lumayan besar, karna gaji itu saya gunakan untuk sebuah modal Usaha,yaa pengusaha yang sukses adalah cita-cita dan tujuan saya dan cita-cita utama saya adalah membahagiakan kedua orang tua saya,dan membuat mereka bangga telah mempunyai anak seperti saya J
Manusia dan Kegelisahan
    Setiap manusi dalam menjalani semasa hidup nya pasti pernah merasakan yang namanya kegelisahan, baik disaat situasi tenang maupun sedang tegang, dan tidak sedikit pula orang yang mengalaminya. Di jaman modern  sekarang persaingan dalam memperebutkan sesuatu yang diinginkan sangat lah dibutuhkan. Dikarenakan SDM kita yang sudah terlalu banyak dan melebihi kecukupan saya kira yang membuat kita di junjung untuk meningkatkan jiwa kompetitif kita. Dan gelisah itu sendiri berasal dari kata yang artinya tidak tenang, cemas, khawatir, negative thingking dan lain-lain. Sehingga pada umumnya orang yang gelisah itu sangat terlihat ciri-ciri nya, orang tersebut tidak bisa tenang, dan mudah kaget apabila kita menegur nya secara tiba-tiba.
A. Pengertian Kegelisahan
Kegelisahan berasal dari kata gelisah, yang berarti tidak tenang hatinya, selalu merasa khawatir, tidak tenang, tidak sabar, cemas. Sehingga kegelisahan merupakan hal yang menggambarkan seseorang tidak tentram hati maupun perbuatannya, merasa khawatir, tidak tenang dalam tingkah lakunya, tidak sabar ataupun dalam kecemasan.
Kegelisahan merupakan salah satu ekspresi dari kecemasan. Karena itu dalam kehidupan sehari – hari, kegelisahan juga diartikan sebagai kecemasan, kekhawatiran ataupun ketakutan. Masalah kecemasan atau kegelisahan berkaitan juga dengan masalah frustasi, yang secara definisi dapat disebutkan, bahwa seseorang mengalami frustasi karena apa yang diinginkan tidak tercapai.
Kegelisahan akan selalu ada dalam kehidupan selalu berlalu lalang dalam kehidupan baik senang maupun tidak.
Sebab_sebab kegelisahan
Ø  Karena dosa yang di perbuat oleh dirinya sendiri

Contoh : bila kita melakukan pecurian atau hal – hal yang di larang maka dengan sendirinya timbul kegelisahan karena takut akan hukuman yang harus di terima
Ø  Karena kehilangan seseorang dan harta
Contoh : bila kita selalu bergantung pada seseorang dan harta jika orang dan harta itu pergi maka akan timbul kegelisahan dan pertanyaan apakah kita bisa hidup tanpa mereka?
Ø  Karena ancaman
Contoh : bila ada orang yang mengancam jiwa karena sesuatu hal maka akan timbul ketakutan dan kegelisahan.




Cara mengatasi kegelisahan
-          Dari diri sendiri
Dengan diri bersikap tenang dan selalu berfikiran positif maka akan membantu mengurangi kegelisahan.
-          Dengan berdoa
Berdoa lah dengan semua yang terjadi berharap tidak terjadi apa- apa maka akan membantu kegelisahan
-          Menarik nafas 
Tarik nafas secara teratur tenangkan pikiran agar tidak terjadi apa – apa dalam diri kita.

  Kegelisahan adalah hal yang wajar karena manusia mempunyai perasaan tapi berusaha lah untuk bisa mengatasi rasa gelisah dengan pikiran dan melakikan hal yang positif maka akan membawa kepada hal yang baik.

Ciri-ciri kegelisahan
Ciri-cirinya adalah:
* Perasaan tidak tenang,
* Tidak tentram,
* Tidak konsentrasi,
* Suasana hati lelah karna emosi yang sulit dikendalikan.
Gelisah bukan milik satu orang saja melainkan milik semua orang yang dikaruniai perasaan. Coba kamu tanya deh temen kamu ‘pernah gelisah ga?’ pasti deh temen kamu jawab ‘ya, karna hampir atau bahkan semua orang pasti oernah gelisah

Cerita:
Gelisah yang pernah saya alami adalah ketika saya SMA,waktu itu saya pernah membuat keributan dengan teman-teman saya di suatu sekolah yang tidak jauh dengan sekolah saya,saya sering membuat keonaran atau menjaili siswa yang bersekolah disitu,bahkan memalak para siswa yang raut mukanya terklihat culun, tetapi ketika saya pulang ke kost ,saya harus melewati sekolah itu, perasaan saya terkadang sangat gelisah ketika harus berpapasan dengan ratusan siswa yang keluar dari sekolah itu,bagaimaana tidak gelisah..saya sering memalak para siswa disitu dan membuat keributan,tetapi selalu dengan teman-teman saya yang berjumlah lebih dari 10 orang. Dan sekarang hanya seorang diri,terkadang timbul perasaan gelisah bahkan takut,kalo sampai-sampai saya di keroyok oleh ratusan siswa disitu. Ya begitulah sedikit cerita kegelisahan yang pernah saya alami. (Jangan di tiru yah,itu Cuma iseng anak-anak SMA. Sekarang saya pun akrab dengan para siswa yng pernah sekolah disitu)


Senin, 04 November 2013



 IBD BAB 6

MANUSIA DAN PENDERITAAN

PENDERITAAN

Penderitaan adalah suatu keadaan dimana kita merasa disakiti atau di tindas secara fisik maupun mental. Contoh secara fisik yaitu : mengalami suatu musibah, terkena penyakit, dll. Contoh secara mental yaitu : mendapat cacian, di kecewakan, di kucilkan, di khianati dan di itnggalkan.

Dalam pengertian lain, penderitaan berasal dari kata "derita" ,dan kata derita berasal dari bahasa sansekerta "dhra" yang artinya menahan atau menanggung. Penderitaan bisa saja di alami oleh semua orang. Penderitaan sesorang belum tentu sama dengan penderitaan yang di alami oleh orang lain. Tingkat intensitas penderitaan juga bertahap yaitu dari yang ringan hingga yang berat. Penderitaan merupakan langkah awal sesorang untuk bangkit dari keterpurukan agar menjadi lebih baik dari sebelumnya.

Contoh penderitaan yangpenah saya alami
   Ketika saya pertama datang ke jakarta,timbul di benak saya untuk mengelilingi kota jakarta kejadian itu terjadi pada malam hari,pada saat itu saya sama sekali belum mengetahui tentang wilayah jakarta itu sendiri, saya saat itu  ingin mengunjungi monas,karena saya baru sekali datang ke monas daan saat itu saya masih duduk di kelas 2 SMP. Saya memulai perjalanan dari rumah kaka saya yang bertempat di bekasi barat pukul 19:00, saat itu saya hanya mengikuti papan jalan untuk menuju Monas,stelah beberapa jam saya tidak juga sampai di Monas,sayapun tidak tahu posisi saya ada dimana, hanya perasaan sedih dan kebingungan yang saya rasakan,setelah tepat pukul 22:00 saya pun pasrah,akhirnya saya menelpon dan meminta kaka saya untuk menjemput saya,dan saat itu pula saya baru sadar bahwa posisi saya ada di pasar senen,yang tidak jauh lagi dari monas,akhirnya sayapun pulang dengan raa kecewa dan lelah


SIKSAAN

Siksa berasal dari bahasa inggris "torture" yang artinya digunakan untuk merujuk pada penciptaan rasa sakit untuk menghancurkan sesuatu. Segala tindakan yang menimbulkan penderitaan, baik secara fisik maupun mental, yang dilakukan terhadap seseorang dengan tujuan balas dendam, hukuman, intimidasi dan sadisme dapat dikatakan sebagai penyiksaan. 

Siksaan digunakan sebagai cara untuk pemaksaan sesuatu, kepentingan pribadi dan kepentingan hukum. Penyiksaan hampir secara universal telah di anggap sebagai pelanggaran berat hak asasi manusia. Manusia mempunyai hak asasi dalam melindungi dirinya dari siksaan. 


Macam Macam Phobia

Agoraphobia
Phobia yang muncul ketika berada di tempat yang ramai dan penuh orang. Umumnya orang yang menderita phobia semacam ini akan berusaha mencari jalan keluar dari keramaian dan mencari tempat yang sepi.
Gerontophobia: 
Phobia akan menjadi tua. Umumnya mereka yang mengalami phobia ini sangatlah protect terhadap penampilan fisik mereka. Mereka akan melakukan segala cara untuk selalu tampel mengesankan dan awet muda.

Odontiatophobia:
Phobia saat pergi ke dokter gigi. Phobia ini biasanya dialami oleh anak-anak yang menganggap bahwa dokter gigi sangat menakutkan. Untuk mengatasi phobia ini, biasanya dokter gigi maupun dokter anak lainnya menyediakan aneka pernik mainan menggemaskan di meja atau ruangan praktek sehingga dapat membuat pasien jadi lebih nyaman.

Carcinophobia:
Carcinophobia atau cancerophobia adalah rasa takut yang teramat sangat akan kanker. Umumnya orang ini trauma dan merasa takut berlebihan serta menganggap bahwa semua sakit yang ia rasakan adalah kanker. Orang tersebut juga menjadi sangat sensitif terhadap apa yang dirasakan pada tubuhnya.

Emetophobia:
Biasanya, apabila melihat orang lain mual atau muntah, maka akan timbul rasa ingin muntah juga. Hal ini dipengaruhi oleh pikiran, di mana seringkali yang tertangkap oleh mata langsung diproses ke pikiran dan mempengaruhi respon yang terjadi. Tak heran apabila kemudian timbul perasaan ingin muntah atau mual.

Acrophobia: phobia ketinggian
Mereka yang mengalami phobia ini sangat takut bila berada di ketinggian. Biasanya wajah mereka akan sangat tegang, mengeluarkan keringat dingin, wajah akan menjadi pucat dan bahkan mematung.



Ketakutan yang pernah saya alami :

1.Emetophobia: ketakuan ini pernah saya alami sehabis saya makan banyak dan waktu temen saya sehabis makan ia mual dan saya phobia ini deh

2.Carcinophobia: Phobia ini sangat menakutkan untuk saya.

3.Odontiatophobia: waktu kecil saya sangat takut sekali pada dokter gigi

4.Acrophobia: phobia ini pernah saya alami pas waktu kecil saya pergi naik pesawat

5.Agoraphobia: phobia ini pernah di alami pas saya nonton konser , saya takut kehilangan smartphone dan dompet saya. karena temen saya kehilangan duluan smartphone dan dompet nya



KEKALUTAN MENTAL 

Kekalutan mental merupakan suatu keadaan dimana jiwa seseorang mengalami gangguan, kekacauan dan kebingungan dalam dirinya sehingga ia merasa tidak berdaya. Ketika kekalutan mental sedang terjadi, seseorang tersebut sedang mengalami kejatuhan mental dan tidak tahu apa yang harus di lakukan oleh orang tersebut. Apabila mental sedang jatuh tak terkadang dapat membuat orang menjadi stres dan gila. Oleh karena itu orang yang mengalami kekalutan mental harus mendapat dukungan dari orang - orang sekitar seperti keluarga, orangtua dan teman. 

Tahapan tahapan gangguan jiwa adalah : 
- gangguan kejiwaan nampak dalam gejala gejala kehidupan sipenderita baik jasmani maupun rohaninya.
- usaha mempertahankan diri dengan cara negatif yaitu mundur atau lari 
- kekalutan merupakan titik parah dan yang bersangkutan mengalami gangguan.

Sebab sebab timbulnya kekalutan mental :
- kepribadian yang lemah
- terjadinya konflik sosial budaya
- cara pematangan batin

Penderita kekalutan mental dapat terjadi di lingkungan :
- kota kota besar
- anak anak muda
- wanita
- orang yang tidak berguna
- orang yang selalu mengejar materi


Refrensi:
- http://robertyusnanto.wordpress.com
-E-book gunadarma