Senin, 04 November 2013



BAB 3

Konsepsi IBD dalam kesusastraan

DARI SISI PENDEKATAN KESUSASTRAAN

     Ilmu Budaya Dasar semula dinamakan Basic Humanities, berasal dari bahasa inggris the humanities.Istilah ini berhasal dari bahasa latin humanus,yang berati manusiawi, berbudaya, dan halus.
      Hampir disetiap jaman, seni termasuk sastra memegang peranan yang penting dalam the humanities. Ini terjadi karena seni merupakan ekspresi nilai-nilai kemanusiaan, dan bukannya formulasi nilai-nilai kemanusian seperti seperti yang terdapat dalam filsafat atau agama.dibanding dengan cabang the humanities yang lain, seperti hal nya ilmu bahasa.
      Seni memegang peranan yang penting, karena nilai-nilai kemanusiaan yang disampaikannya normatif.
Karena seni adalah ekspresi yang sifatnya tidak normatif, seni lebih mudah berkomunikasi. Karena tidak normatif, nilai-nilai yang disampaikan lebih fleksibel, baik isinya maupun cara penyampaiannya.
      Hampir disetiap jaman, sastra mempunyai peranan yang lebih penting. Alasan pertama adalah karena sastra menggunakan bahasa. Sementara itu, bahasa mempunyai untuk menampung hampir semua pernyataan kegiatan manusia. Dalam usahanya memahami dirinya sendiri, yang kemudian melahirkan filsafat, manusia mempergunakan bahasa.
      Manusia dan bahasa pada hakekatnya adalah satu. Kenyataan inilah yang mempermudahkan sastra untuk berkomunikasi.
      Sastra juga lebih mudah berkomunikasi, karena pada hakekatnya karya sastra adalah penjabaran abstraksi. Sastra juga didukung oleh cerita. Dengan cerita orang lebih mudah tertarik, dan degan cerita orang lebih mudah mengungkapkan gagasannya dalam bentuk yang tidak normatif.


B. ILMU BUDAYA DASAR YANG DI HUBUNGKAN DENGAN PROSA

     Istilah rosa biasanya kita kenal dengan fiksi dan tidak jarang sering diartikan sebagai cerita rekaan,prosa cerita dan juga sebagai cerita.
Di dalam kesusastraan bahasa Indonesia kita. Ada dua macam prosa yaitu :

~Prosa lama :
1. dongeng
2. hikayat
3. sejarah
4. epos
5. cerita pelipur lara

~Prosa baru :
1.cerita pendek
2.roman / novel
3.biografi
4.kisah
5.otobiografi


C. NILAI YANG TERKANDUNG DALAM PROSA FIKSI

     Sebagai seni yang berpondasi cerita, pasti dan harus dalam karya sastranya mengandung nilai-nilai moral, pesan, dan berbagai cerita.

Adapun point-point yang dapat kita peroleh melalui membaca prosa, antara lain :
1. prosa fiksi memberikan rasa gembira atau senang
2. prosa fiksi memberikan suatu informasi didalamnya
3. prosa fiksi memberikan warisan budaya
4. prosa dapat memberikan suatu penyesuaian wawasan.
CONTOH PROSA:
SENANGNYA BERLIBUR DI PANGANDARAN
Liburan kelulusan pun telah dimulai,saya dan teman saya telah merencanakan liburan yang lama kami rencanakan .yaitu berlibur di pantai pangandaran kami memulai liburan pada hari sabtu sore, kami menyewasebuah villa yang muat untuk kami semua ,saat itu saya bersama 15 orang,setelah sesampainya di villa pangandaran sayapun langsung istirahat karena kita sampai di lokasi pukul 6 sore.
Kukuruyukkk...ayam jantanpun berkokok,membangunkan kami dari tidur,kami langsung bergegas keluar villa,dan sangat tidak di sangka sesampainya di tepi pantai kami di suguhkan dengan keindahan langit pagi yang sangat indah ,kamipun tidak lupa untuk mengabadikan moment ini,dengan berfoto bersama. Stelah selesai bergaya di depaan kamera kamipun langsung bersiap untuk mencoba segarnya air laut di pangandaran,kami saling bersendau gurau dalam suasana pantai yang sejuk nan ramai...setelah selesai bermandikan air laut pangandaran kamipun tak lupa berjemur di bawah teriknya sinar matahari siang, itulah hal yang saat ini saya rindukan dan pengalaman itu tidk akan pernah saya lupakan


D. ILMU BUDAYA DASAR YANG MENGHUBUNGKAN DENGAN PUISI

     Puisi adalah sesuatu yang kita kenal dengan rangkaian kata-kata indah yang penuh makna didalamnya,apalagi jika kita benar-benar meresapi dalam membacanya.
      Puisi termasuk dalam seni sastra, sedangkan sastra merupakan bagian dari kesenian, dan kesenian itu sendiri merupakan bagian dari kebudayaan.
      Jika kita pikirkan puisi adalah suatu rangkaian kata-kata yang membentuk beberapa kalimat yang penuh dengan makna hidup, alam, bahkan keTuhanan yang di ekspresikan oleh sang penyair dalam bentuk tulisan maupun ekspresi dari puisi yang dibacakan.

Didalam Ilmu Budaya dasar kita menemukan penyajiaan puisi, adapun yang mendasarinya, yaitu :
1. adanya hubungan didalam pembuataan puisi dengan pengalaman hidup manusia.
2. adanya suatu rasa insyaf atau sebuah kesadaran seseorang dari suatu kejadian.
3. puisi dan keinsyafan sosial

AKU DAN BIAS SENJAKU

Tersamar bias diri mu akan angkuhnya pikiran mu
Melupakan kisah yang terajut dalam benang sutra
Terlempar bak bulu domba yang tak berguna
Mengasingkan ku dari kedalaman sisi hati mu
Hingga dalam keterasingan ku
Aku menyadari kau angkuh.
Kini… takkan ku ingat kenangan tentang mu
Akan ku lempar jauh kedalam sumur yang tak bisa kau gapai
Agar kau mengerti sakit ya tak tergapai
Aku dengn sejuta mahabbah dalam jiwa ku
Yang kau tamper pilu
Aku dengan sejuta pengertian ku
Yang kau buang semu
Kini akan kau dapati aku yang tegar akan cambukan hati mu
Aku bisa tanpa mu
Berharap kau sadar akanego mu
Berharp kau takkan kembali saat kau menyadari hanya aku di hati mu
Aku dan bias senja ku










Senin, 30 September 2013



Ilmu Budaya Dasar
       BAB II Manusia dan Kebudayaan
A.Manusia
  Manusia Dan kebudayaan merupakan dua hal yang sangat kuat terkait satu dengan yang lain. Di alam dunia ini manusia memegang peranan yang dapat dilihat dari beberapa segi,baik ilmu kimia,ekonomi,biologi, soisiologi dan ilmu lainya. Selain dipandang dari banyak segi,manusia juga mempunyai banyak kepentingan dan juga unsur yang membangunya.
 Ada dua pandangan yang kita jadikan acuan untuk menjelaskan tentang unsur-unsur yang membangun manusia itu sendiri
1)Manusia terdiri dari empat unsur yangsaling terkait yaitu Jasad (badan kasar manusia yang Nampak luarnya , dapat diraba dan difoto dan menempai ruang dan waktu. Hayat (mengandung unsure hidup yang ditandai dengan gerak), Ruh (daya yang bekerja secara spiritual dan memahami kebenaran), dan Nafas (kesadaran tentang diri sendiri).
2. Manusia sebagai satu kepribadian yang mengandung 3 unsur ,yaitu : Ide (merupakan struktur kepribadian yang paling primitif dan paling tidak nampak), Ego (bagian atau struktur kepribadian yang pertama kali dibedakan dari ide), dan Superego (struktur kepribadian yang paling akhir muncul kira-kira pada usia 5 tahun yang terbantuk dari lingkungan ektstenal).
Hakekat manusia
A. Makhluk ciptaan Tuhan yang terdiri dari tubuh dan jiwa sebagaikesatuan yang utuh
        Tubuhadalah materiyang dapat dilihat,diraba,dirasa wujudnya konkrit tapi tidak abadi
B. Makhluk ciptaan tuhan yang paling sempurna
     Kesempurnaan yang terletak pada adab dan budayanya karena dilengkapi akal,perasaan dan kehendak
C. Makhluk biokultural,makluk hayati yang budayawati
D.Makhluk ciptaan tuhan yang terikat dengan lingkungan,karena mampu bekerja dan berkarya
Kepribadian Bangsa Timur
Kepribadian bangsa timur dapat diartikan suatu sikap yang dimiliki oleh suatu negara yang menentukan penyesuaian dirinya terhadap lingkungan.Kepribadian bangsa timur pada umumnya merupakan kepribadian yang mempunyai sifat toleransi yang tinggi.Kepribadian bangsa timur, kita tinggal di Indonesia termasuk ke dalam bangsa timur, dikenal sebagai bangsa yang berkepribadian baik. Namun di zaman yang sekarang ini orang timur kebanyakan meniru kebiasaan orang barat.Kebiasaan orang barat yang tidak sesuai atau bertentangan dengan kebiasaan orang timur dapat memengaruhi kejiwaan orang timur itu sendiri.
Kita tidak bisa selalu mengatakan budaya timur itu lebih baik daripada budaya barat.
Bagan dari psiko-sosiogram manusia :
Ket :
7. Taksadar (Konsep Freud)
6. Subsadar (Konsep Freud)
5. Kesadaran yang tak dinyatakan
4. Kesaadaran yang dinyatakan (Konsep manusia berjiwa selaras)
3. Lingkungan hubungan karib (Konsep manusia berjiwa selaras)
2. Lingkunga hubungan berguna
1. Lingkungan hubungan jauh
0. Dunia luar

  • Pengertian Kebudayaan
Definisi Kebudayaan :
Kebudayaan jika dikaji dar asal kata bahasa sanskerta berasal dari kata budhayah yang berarti budi atau akal. Dalam bahasa lain, kebudayaan berasal dari kata colere, yang berarti mengolah tanah. Jadi kebudayaan secara umum dapat diartikan sebagai “segala sesuatu yang dihasilkan oleh akal budi (pikiran) manusia dengan tujuan untuk mengolah tanah atau tempat tinggalnya, atau dapat pula diartikan segala usaha manusia untuk dapat melangsungkan dan mempertahankan hidupnya di dalam lingkungannya”.
Unsur-unsur Kebudayaan
Tujuh unsur kebudayaan universal :
1. Sistem Religi (Sistem Kepercayaan)
2. Sistem Organisasi Kemasyarakatan
3. Sistem Pengetahuan
4. Sistem mata Pencaharian Hidup dan Sistem-sistem ekonomi
5. Sistem Teknologi dan Peralatan
6. Bahasa
7. Kesenian
Wujud Kebudayaan
  • Tiga wujud kebudayaan menurut dimensi wujudnya :
    1. Kompleks gagasan, konsep, dan pikiran manusia
    Wujud ini disebut sistem budaya, sifatnya abstrak, tidak dapat dilihat, dan berpusat pada kepala-kepala manusia yang menganutnya, atau dengan perkataan lain, dalam alam pikiran warga masyarakat dimana kebudayaan bersangkutan hiidup.
    2. Kompleks aktivitas
    Berupa aktivitas manusia yang saling berinteraksi, bersifat kongkret, dapat diamati atau diobservasi, dan sering disebut sistem sosial.
    3. Wujud sebagai benda
    Aktivitas manusia yang saling berinteraksi tidak lepas dari berbagai penggunaan peralatan sebagai hasil karya manusia untuk mencapai tujuannya.Aktivitas karya manusia tersebut menghasilkan benda untuk berbagai keperluan hidupnya.kebudayaan dalam bentuk fisik yang kongkret bisa juga disebut kebudayaan fisik, mulai dari benda yang diam sampai pada benda yang bergerak.
 Orientasi Nilai Budaya
  • Menggunakan 5 masalah pokok kehidupan manusia dalam sisitem nilai budaya :
    Kebudayaan sebagai karya manusia memiliki sistem nilai. Menurut C.Kluckhohn dalam karyanya Variations in Value Orientation (1961) sistem nilai budaya dalam semua kebudayaan di dunia, secara universal menyangkut lima masalah pokok kehidupan manusia yaitu :
    1. Hakekat Hidup Manusia (MH)
    2. Hakekat Karya Manusia (MK)
    3. Hakekat Waktu Manusia  (WM)
    4. Hakekat Alam manusia (MA)
    5. Hakekat Hubungan Manusia (MN
Penyebab terjadinya gerak/ perubahan kebudayaan, yaitu :
• Sebab-sebab yang berasal dari dalam masyarakat dan kebudayaan sendiri, misalnya perubahan jumlah dan komposisi penduduk.
• Sebab-sebab perubahan lingkungan alam dan fisik tempat mereka hidup. Masyarakat yang hidupnya terbuka, yang berada dalam jalur-jalur hubungan dengan masyarakat dan kebudayaan lain cenderung untuk berubah lebih cepat.)
Kaitan Manusia dan Kebudayaan
Hubungan antara manusia dan kebudayaan :
Manusia dan kebudayaan merupakan salah satu ikatan yang tak bisa di pisahkan dalam kehidupan ini.Manusia adalah makhluk tuhan yang paling sempurna menciptakan kebudayaan mereka sendiri
Pengertian dialektis yaitu :
Hubungan antara manusia dan kebudayaan ini dapat dipandang setara dengan hubungan antara manusia dengan masyarakat yang saling terkait satu sama lain.
Tiga tahap dalam proses dialektis yaitu :
1. Eksternalisasi : Proses dimana manusia mengekspresikan dirinya dengan membangun dunianya.
2. Obyektivasi : Proses dimana masyarakat menjadi realitas obyektif, yaitu suatu kenyataan yang terpisah dari manusia dan berhadapan dengan manusia.
3. Internalisasi : Proses dimana manusia mempelajari kembali masyarakatnya sendiri agar dia dapat hidup dengan baik, sehingga manusia menjadi kenyataan yang dibentuk oleh masyarakat
Apabila manusia melupakan bahwa masyarakat adalah ciptaan manusia dia akan menjadi terasing atau terealinasiManusia dan keudayaan,atau manusia dan masyarakat,oleh karena itu mempunyai hubungan yang erat terkait satu sama